PERDOSKI

PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN INDONESIA

Indonesian Society of Dermatology And Venereology (ISDV)


08 September 2017

Apa Hubungannya Stres dan Gatal-Gatal?

Share:

Pernahkah Anda merasa gatal luar biasa, padahal jangankan alergi, Anda selalu menjaga kebersihan sehingga kulit bebas jamur? Eits, jangan salah, Anda mungkin bebas alergi dan jamur, tapi belum tentu bebas stres. Apa hubungannya? Ditengarai stres sangat mungkin menyebabkan Anda gatal-gatal, bahkan bisa memicu kekambuhan kelainan kulit.

Hubungan Stres dan Gatal

Stres atau kecemasan yang Anda rasakan dalam waktu yang lama akan memicu tubuh untuk memproduksi hormon kortisol dan adrenalin. Pada dasarnya reaksi tubuh ini wajar sebagai cara tubuh memerangi dan mengatasi stres. Namun stres berkepanjangan akan melepaskan hormon ini terus menerus ke dalam aliran darah. Kondisi ini dapat memicu timbulnya berbagai macam proses pada sistem imunitas tubuh, misalnya pengeluaran histamin sehingga menyebabkan rasa gatal atau kelainan pada kulit.

Tanda-Tanda Gatal Yang Disebabkan Stres

Sebenarnya tanpa diagnosis dari dokter, kita akan sulit menentukan apakah gatal, ruam, bentol yang kita rasakan pada kulit disebabkan oleh stres atau tidak. Namun, secara umum, tanda-tanda tersebut dapat dilihat berikut ini. Pastikan saja Anda ke dokter kulit  untuk diagnosa lebih akurat.

  • Biduran: Umumnya biduran pada kulit disebabkan oleh alergi, namun bukan tak mungkin mereka yang stres juga bisa mencetuskannya. Cukup banyak penderita stres yang mengalami biduran dan gatal, terutama ketika tingkat stres meningkat.
  • Biang Keringat: Stres dan kecemasan cenderung memproduksi keringat yang berlebih pada tubuh sehingga mencetuskan timbulnya biang keringat. Biang keringat mungkin tidak berbahaya, tapi tentu membuat kita menjadi tidak nyaman.
  • Kelainan Kulit: Meski jarang, gelisah juga bisa menyebabkan kambuhnya eksim, herpes, bahkan psoriasis, serta kelainan kulit lainnya.

Mengatasi Gatal Karena Stres

Untuk mengurangi rasa gatal, Anda boleh melakukan hal-hal berikut ini:

  • Mengoleskan salep mengandung bahan anti radang, misalnya witch hazel.
  • Kompres dingin daerah yang gatal.
  • Oleskan lidah buaya untuk meringankan

Jika gatal yang Anda rasakan makin parah, atau malah kondisi kulit memburuk, segera temui dokter kulit untuk penanganan lebih lanjut dan akurat.